EKSOTIKA JALUR TENGAH LUMAJANG-MALANG

Lumajang sudah tidak asing lagi dalam telinga kita sebagai nama kabupaten. Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Lumajang masuk dalam kawasan tapal kuda di timur Jawa Timur. Lumajang termasuk dalam kabupaten kecil yang terus mengembangkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakatnya.
Lumajang terkenal dengan tambang pasir besinya yang telah banyak diekspor. Pasir dengan kualitas yang sangat baik menjadi salah satu sumber daya alam andalan Lumajang. Selain itu yang menjadi ciri khas Lumajang adalah pisang agung. Pisang yang panjang dan besar dengan rasa yang manis serta awet, tidak mudah busuk.

Posisi Lumajang dibatasi oleh tiga kabupaten yaitu di utara ada Kabupaten Probolinggo, di timur ada kabupaten Jember dan di barat ada Kabupaten Malang. Di selatan langsung berbatasan dengan Samudra Hindia dengan keindahan pantainya. Kontur Lumajang ada yang datar dan ada yang pegunungan. Wilayah utara dan barat Lumajang merupakan wilayah dengan kontur pegunungan sedangkan wilayah timur dan selatan lebih didominasi dengan dataran rendah. Sehingga jika akan menuju ke Jember jalur darat dengan jalan datar tetapi jika akan menuju ke Malang atau Probolinggo maka sebagian besar kita akan melalui jalur pegunungan.
Kali ini kita akan membahas akses jalan Lumajang menuju Malang. Jalur yang dapat dilalui menuju Malang ada tiga yaitu jalur utara, selatan, dan tengah. Jalur utara adalah jalur besar dari Lumajang menuju Malang melewati Probolinggo dan Pasuruan. Jalur utara merupakan jalur bis AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) sehingga dapat dilalui 24 jam. Jalur selatan merupakan jalur Lumajang-Malang melalui daerah pegunungan Piket Nol. Jalur berkelok-kelok dengan kanan kiri jurang dan tebing yang sangat memerlukan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi dalam berkendara. Tetapi jalur selatan ini untuk angkutan umum hanya sampai sore saja karena sulitnya jalur. Jalur tengah merupakan jalur yang tidak dilalui oleh angkutan umum, hanya bisa dilalui oleh kendaraan pribadi.

Bagaimana akses jalan di jalur tengan Lumajang-Malang? Jalur tengah Lumajang-Malang merupakan satu jalan yang melalui daerah Kecamatan Senduro sebagai satu-satunya akses jalan bagi penduduk Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro untuk menuju Kota Lumajang. Jalur ini melalui Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terkenal dengan keindahannya. Jadi jalur ini melalui hutan yang teduh, sejuk dan sunyi. Dan yang pasti hanya waktu siang hari kita bisa melaluinya karena jika malam hari pasti takuuutttt…Hhhhhiiiii… Jalur tengah Lumajang-Malang ini selain dapat menuju ke Malang juga dapat menuju ke Gunung Bromo.
Selama perjalanan setelah melewati Desa Burno Kecamatan Senduro kita akan memasuki wilayah TNBTS yang berupa hutan lindung dengan tanaman lebat dan hewan asli hutan Semeru. Kita akan disajikan dengan pemandangan yang indah, udara yang segar, serta suasana yang tenang.Kurang lebih diperlukan waktu satu jam untuk bisa sampai ke Desa Ranu Pani sebagai satu-satunya pintu masuk untuk mendaki ke Gunung Semeru.
Jika kita sampai di Desa Ranu Pani kita dapat beristirahat untuk menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan. Udara yang sangat dingin akan menusuk sampai ke tulang. Oleh karena itu harus memakai jaket tebal jika di sana. Terdapat danau yang dalam bahasa daerah sana disebut ranu yaitu Ranu Pani dan Ranu Regulo. Luasnya lahan pertanian khas sana yaitu bawang prei dan kentang yang menjadi komoditi andalan Desa Ranu Pani. Untuk jelasnya silakan tonton video keseruan perjalanan dari Lumajang ke Malang melalui jalur tengah berikut.
(AL)

Komentar

  1. Tulisan mengalir seperti angin di Ranupani, link juga sudah betul, keren mas guru

    BalasHapus
  2. Perlu diagendakan iki, acara touring bersama

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegiatan MPLS Hari Ketiga

DARI WEB GRATIS SAMPAI BERBAYAR

Persiapan Tim Centro Mengikuti KRON 2023 (Kontes Robot Nusantara 2023)